Manfaat Jahe, Mulai Dari Mengatasi Masalah Pencernaan Hingga Mencagah Penyakit Kulit

Manfaat Jahe, Mulai Dari Mengatasi Masalah Pencernaan Hingga Mencagah Penyakit Kulit

Jahe segar memiliki rasa yang lebih pekat jika dibandingkan dengan jahe bubuk, kandungan gingerol yang baik untuk kesehatan dan masih banyak lagi manfaat jahe segar lainnya. Untuk memanfaatkan jahe segar, Anda dapat mencampurkan jahe dengan masakan, misalnya masakan olahan topping salad, seafood, dan campuran jus.

www.margatomsio.com



Jika anda memilih jahe dalam bentuk bubuk, pastikan anda untuk memilih jahe yang masih murni. Minuman bubuk jahe yang dijual di pasaran pastinya sudah mengandung tambahan gula. Cara menyimpan jahe bubuk yang baik ialah dalam wadah tertutup rapat dan disimpan di tempat kering, gelap, serta tidak pengap.







1. Mengatasi masalah pencernaan

Jahe memiliki sejarah yang panjang dalam mengatasi masalah pencernaan. Jahe merupakan bahan alternatif dalam memperlancar sistem pencernaan, kandungan "phenolic" di dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada dalam pencernaan. jahe juga disebut sebagai "carminative", suatu substansi yang mampu membantu mengeluarkan gas berlebih pada sistem pencernaan. Masalah seperti kolik dan dispepsia dalam sistem pencernaan dapat diatasi dengan jahe.


www.margatomsio.com


2. Mengurangi rasa mual

Jahe juga memiliki khasiat dalam meredakan mual yang sisebabkan oleh "morning sickness", vertigo, maupun efek samping dari peobatan kanken. Kamu dapat memakan jahe secara mentah atau mengolahnya menjadi minuman, permen jahe juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang dialami ibu hamil.


www.margatomsio.com


3. Mengurangi rasa sakit

Penelitian yang dilakukan di University of Georgia menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi rasa sakit otot yang diakibatkan oleh olaraga yang mencapai 25%. Manfaat lainnya juga dapat mengurangi sakit akibat "dysmenorrhea" rasa sakit pada saat menstruasi. Pada suatu penelitian dinyatakan bahwa 60% wanita merasa sakit pada saat menstruasi berkurang setelah mengonsumsi jahe.




4. Anti peradangan

Gingerol ternyata juga memiliki sifat anti-inflamatori, hal ini menjelaskan mengapa para penderita penyakit persendian seperti osteoarthritis dan rematik melaporkan rasa sakit yang diderita berkurang setelah mengonsumsi jahe secara teratur. Jahe bila dikonsumsi tidak hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga mengurangi pembengkakan pada bagian yang sakit. Diperkirakan jahe dapat menghambat komponen yang berperan dalam proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leokosit.


www.margatomsio.com


5. Melindungi kita dari kanker

Salah satu kandungan yang bermanfaat dalam jahe yaitu gingerol, yang berperan dalam mencegah kanken dan kandungan phytonutrient yang memberikan rasa jahe yang unik. Gingerol mampu mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar, percobaan yang dilakukan University of Minnesota kepada sekelompok tikus, pada kelompok tikus yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sedangkan kelompok tikus yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami petumbuhan tumor. Hingga pada hari ke-49 percobaan, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol pada akhirnya disuntik mati di karenakan pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sedangkan pada tikus yang diberi gingerol memiliki tumor yang besarnya setengah dari sekelompok tikus yang disuntik mati. peneliti yang sama menguji selain mencegah pembentukan tomor, gingerol yang terdapat pada jahe juga dapat mencegah penyebaran dan menurunkan tingkat keganasan sel tumor. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan nertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat lagi melakukan operasi.


www.margatomsio.com


6.Mencegah penyakit kulit dan mempermudah proses detoksifiksi

Jahe atau yang biasa disebut juga diaphoretic merukan jenis makan, manfaat jahe juga dapat memancing keluarnya keringat.keringat yang keluar bermanfaat bagi kita terutama saat sedanh flu, selain membantu proses detoksifikasi, keringat juga dapat melindungi kita dari mikroorganisme yang bisa menyebabkan infeksi kulit. para peneliti meneliti sejenis protein yang disebut "dermicidin", yang diproduksi pada kelenjar keringat dan memiliki fungsi melindungi tubuh dari bakteri E.coli,staphylococcus aureus, dan juga jamur yang mempu menyebabkan penyakit kulit.

www.margatomsio.com

Well, demikian pembahasan terkait Manfaat Jahe, Mulai Dari Mengatasi Masalah Pencernaan Hingga Mencagah Penyakit Kulit pada artikel kali ini, semoga bermanfaat serta bisa menjadi referensi terbaik buat teman-teman semua. Jangan lupa berlangganan, guna mendapatkan notifikasi artikel terbaru secara gratis
DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.margatomsio.com. Terima kasih.

LANGGANAN ARTIKEL TERBARU VIA EMAIL:

0 Response to "Manfaat Jahe, Mulai Dari Mengatasi Masalah Pencernaan Hingga Mencagah Penyakit Kulit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel